CHAT Via WhatsApp

Dilihat : 53 kali

Selasa, 11 Juni 2024

Rokan Hulu–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) bekerja sama dengan BPJS Kesehatan mengadakan Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan dengan pemangku kepentingan di Kabupaten Rokan Hulu. Rapat ini dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, H. Fhatanalia Putra, S.Sos, yang mewakili Bupati Rohul.

Dalam sambutannya, H. Fhatanalia Putra, S.Sos menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat, dengan salah satu tugas utama adalah memastikan kesehatan masyarakat terjamin.

"Sering saya sampaikan kita ini ada untuk membahagiakan masyarakat, dan permasalah mendasar yaitu masalah kesehatan. Kalau sudah tidak sehat maka harus istirahat dan tidak bisa bekerja," ujarnya. Senin (10/06/2024).

Selain itu, Fhatanalia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digagas pemerintah pusat.

"Pemerintah Daerah harus mensupport program ini, sehingga semua orang punya komitmen untuk mensukseskan Jaminan Kesehatan, meningkatkan mutu pelayanan, dan memastikan semua masyarakat memiliki jaminan kesehatan," tambahnya. 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Muhammad Fakhriza, menjelaskan bahwa forum kemitraan ini dilaksanakan untuk menyamakan pemahaman, mempermudah koordinasi, serta memperoleh dukungan dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan efektivitas pengelolaan Fasilitas Kesehatan (Faskes).

"Hal ini sejalan dengan yang diamanatkan oleh Presiden Jokowi, di mana BPJS Kesehatan harus melakukan perbaikan mutu layanan bersama-sama Faskes," katanya.

Fakhriza menambahkan bahwa capaian Universal Health Coverage (UHC) berdasarkan RPJMN tahun 2024 harus mencapai 98 persen dari jumlah penduduk. Untuk Kabupaten Rokan Hulu sendiri, per 1 Juni 2024, sudah mencapai 91,4 persen dan diupayakan pada bulan Juli 2024 sudah mencapai UHC.

"Untuk perluasan kepesertaan harus dibarengi juga dengan perluasan kerjasama dengan Faskes dengan tujuan memudahkan peserta mendapatkan akses layanan," jelasnya.


Tag :

Rokan Hulu–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) bekerja sama dengan BPJS Kesehatan mengadakan Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan dengan pemangku kepentingan di Kabupaten Rokan Hulu. Rapat ini dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, H. Fhatanalia Putra, S.Sos, yang mewakili Bupati Rohul.

Dalam sambutannya, H. Fhatanalia Putra, S.Sos menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk melayani masyarakat, dengan salah satu tugas utama adalah memastikan kesehatan masyarakat terjamin.

Ketua TP PKK Launching Imunisasi Zero Dose Tahun 

Rokan Hulu —Pelaksanaan imunisasi nasional untuk menurunkan angka anak dengan Zero Dose di kabupaten Rokan Hulu Tahun 2025 dilaksanakan serentak di puskesmas di 15 kecamatan se Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, yang di ...

RHT Ke-48.

Rokan Hulu —Rohul Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, S.T, M.M hadiri peringatan Hari Ulang Tahun Desa Rambah Hilir Timur yang ke 48 tahun, Kegiatan dengan tema "Bangkit Bersama Menuju ...

PKK dan Dinkes Laksanakan Program Cek Kesehatan

Rokan Hulu —Ketua TP PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri Anton melakukan monitoring kegiatan Cek Kesehatan Dokter Spesialis yang telah menjadi program Prioritas Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bekerja sama dengan ...

HUT ke-43 Desa Sialang Rindang Dirayakan dengan Kirab Budaya

Rokan Hulu—Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) , memperingati hari jadinya yang ke-43 dengan penuh semangat dan nilai-nilai tradisi. Perayaan yang berlangsung sejak Jumat (4/7/2025) hingga Sabtu malam (5/7/2025) ini ...

Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan.

Posting by Admin

Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan.

Media Rakyat.bIz.id. Bengkalis. BANTAN – Bupati Bengkalis Kasmarni melakukan kunjungan kerja ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, sebagai bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam memastikan pembangunan Desa berjalan secara inklusif, khususnya pada sektor pendidikan anak usia dini dan pemberdayaan perempuan dari Suku Komunitas Adat Terpencil (KAT



28 Kali