CHAT Via WhatsApp

Dilihat : 45 kali

Rokan Hulu—Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas rencana penutupan Jembatan Sungai Rokan untuk perbaikan dan pemeliharaan. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perbaikan akan dimulai pada Mei 2025 dan diperkirakan berlangsung selama 6 hingga 7 bulan.

"Selama proses perbaikan berlangsung, seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Sungai Rokan. Ini penting demi keselamatan bersama," ujar Andi Yanto saat ditemui usai Rakor.

Sebagai solusi, Pemprov Riau telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat. Alternatif pertama yaitu untuk kendaraan roda dua, Simpang Siabu Ujung Batu — Jembatan Gantung Lubuk Bendahara — Lubuk Bendahara Timur — Pematang Tebih Ujung Batu.

Alternatif dua masih prioritas kendaraan roda dua, Simpang Ngaso Ujung Batu — Pagaran Tapah — Simpang Kota Intan — Jembatan Gantung Kota Intan — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 8 Ujung Batu. Alternatif tiga kendaraan roda empat (R4) dan roda enam (R6) (tanpa muatan buah sawit)

Kemudian alternatif lainnya juga bisa Simpang Ngaso Ujung Batu — Kota Lama (melalui Jalan Lingkar Kota Lama) — Simpang Tiga Kubu Padang — Jalan Poros PT. EDI — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 6 Ujung Batu.

"Perbaikan akan mengembalikan fungsi struktural jembatan secara optimal, menggunakan anggaran APBD Provinsi Riau tahun 2025 sebesar Rp3.324.183.000," jelas Teza.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, Zulfikri, S.T., yang didampingi Camat Ujung Batu, H. Rio Pratama, S.STP, M.Si., juga mengingatkan masyarakat:

"Jembatan gantung Lubuk Bendahara hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Untuk kendaraan roda empat, kami harap menggunakan jalur alternatif lain yang telah ditentukan," imbau Zulfikri.

Dengan upaya ini, diharapkan perbaikan Jembatan Sungai Rokan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.


Tag :

Rokan Hulu—Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas rencana penutupan Jembatan Sungai Rokan untuk perbaikan dan pemeliharaan. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perbaikan akan dimulai pada Mei 2025 dan diperkirakan berlangsung selama 6 hingga 7 bulan.

"Selama proses perbaikan berlangsung, seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Sungai Rokan. Ini penting demi keselamatan bersama," ujar Andi Yanto saat ditemui usai Rakor.

Sebagai solusi, Pemprov Riau telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat. Alternatif pertama yaitu untuk kendaraan roda dua, Simpang Siabu Ujung Batu — Jembatan Gantung Lubuk Bendahara — Lubuk Bendahara Timur — Pematang Tebih Ujung Batu.

Alternatif dua masih prioritas kendaraan roda dua, Simpang Ngaso Ujung Batu — Pagaran Tapah — Simpang Kota Intan — Jembatan Gantung Kota Intan — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 8 Ujung Batu. Alternatif tiga kendaraan roda empat (R4) dan roda enam (R6) (tanpa muatan buah sawit)

Kemudian alternatif lainnya juga bisa Simpang Ngaso Ujung Batu — Kota Lama (melalui Jalan Lingkar Kota Lama) — Simpang Tiga Kubu Padang — Jalan Poros PT. EDI — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 6 Ujung Batu.

"Perbaikan akan mengembalikan fungsi struktural jembatan secara optimal, menggunakan anggaran APBD Provinsi Riau tahun 2025 sebesar Rp3.324.183.000," jelas Teza.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, Zulfikri, S.T., yang didampingi Camat Ujung Batu, H. Rio Pratama, S.STP, M.Si., juga mengingatkan masyarakat:

"Jembatan gantung Lubuk Bendahara hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Untuk kendaraan roda empat, kami harap menggunakan jalur alternatif lain yang telah ditentukan," imbau Zulfikri.

Dengan upaya ini, diharapkan perbaikan Jembatan Sungai Rokan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.

*Tiba di Tokyo, Presiden Jokowi akan Bertemu PM Kishida*

Posting by Admin

*Tiba di Tokyo, Presiden Jokowi akan Bertemu PM Kishida*

Presiden Joko Widodo bersama rombongan terbatas tiba di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Jepang, pada Sabtu, 16 Desember 2023, sekitar pukul 15.00 waktu setempat atau 13.00 WIB. Kedatangan Presiden disambut Wakil Menteri Luar Negeri Parlemen Jepang Komura Masahiro, Kepala Protokol Jepang Shimada Takehiro, Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi, Diplomat Senior Jepang Duta Bes



85 Kali