CHAT Via WhatsApp

Dilihat : 97 kali

Rokan Hulu—Desa Sontang terus menunjukkan kemajuan dalam pembangunan infrastruktur, namun Kepala Desa (Kades) Sontang sekaligus Ketua APDESI Riau Zulfahrianto SE, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik saja. Ia juga memprioritaskan pembangunan mental dan spiritual masyarakat dengan membangun sarana ibadah yang memadai.

Menurut Kades Zulfahrianto SE, pembangunan infrastruktur memang penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, namun pembangunan mental dan spiritual juga tidak kalah pentingnya. “Keindahan dan kebersihan desa adalah bagian dari ciri khas orang beriman,” ujarnya.

Dalam rangka meningkatkan kualitas spiritual masyarakat, Kades Zulfahrianto SE telah membangun Masjid Terapung yang menjadi sarana ibadah dan pusat kegiatan keagamaan di Desa Sontang. Masjid ini diharapkan dapat menjadi tempat bagi masyarakat untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT.

Dengan pembangunan infrastruktur dan sarana ibadah yang memadai, Kades Zulfahrianto SE berharap masyarakat Desa Sontang dapat hidup lebih sejahtera dan bahagia. “Kami ingin masyarakat Desa Sontang menjadi masyarakat yang maju, sejahtera, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

Pembangunan Desa Sontang yang dilakukan oleh Kades Zulfahrianto SE ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi desa-desa lain di sekitarnya. Dengan kerja keras dan komitmen yang kuat, Desa Sontang dapat menjadi contoh desa yang maju dan sejahtera.


Tag :

Rokan Hulu—Desa Sontang terus menunjukkan kemajuan dalam pembangunan infrastruktur, namun Kepala Desa (Kades) Sontang sekaligus Ketua APDESI Riau Zulfahrianto SE, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik saja. Ia juga memprioritaskan pembangunan mental dan spiritual masyarakat dengan membangun sarana ibadah yang memadai.

Jembatan Cindur-RBS, Hadiah dari Batam untuk Warga Dua Rokan

Posting by Admin

Jembatan Cindur-RBS, Hadiah dari Batam untuk Warga Dua Rokan

BATAM – Senyum sumringah terpancar dari wajah Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, dan Bupati Rokan Hilir, Bistamam, saat keduanya meletakkan pena usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) di sela-sela hiruk pikuk Rakernas APKASI di Kota Batam, Senin (19/1/2026). Di balik selembar kertas itu, tersimpan harapan besar ribuan warga yang selama ini



95 Kali