Rokan Hulu—Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas rencana penutupan Jembatan Sungai Rokan untuk perbaikan dan pemeliharaan. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perbaikan akan dimulai pada Mei 2025 dan diperkirakan berlangsung selama 6 hingga 7 bulan.
"Selama proses perbaikan berlangsung, seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Sungai Rokan. Ini penting demi keselamatan bersama," ujar Andi Yanto saat ditemui usai Rakor.
Sebagai solusi, Pemprov Riau telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat. Alternatif pertama yaitu untuk kendaraan roda dua, Simpang Siabu Ujung Batu — Jembatan Gantung Lubuk Bendahara — Lubuk Bendahara Timur — Pematang Tebih Ujung Batu.
Alternatif dua masih prioritas kendaraan roda dua, Simpang Ngaso Ujung Batu — Pagaran Tapah — Simpang Kota Intan — Jembatan Gantung Kota Intan — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 8 Ujung Batu. Alternatif tiga kendaraan roda empat (R4) dan roda enam (R6) (tanpa muatan buah sawit)
Kemudian alternatif lainnya juga bisa Simpang Ngaso Ujung Batu — Kota Lama (melalui Jalan Lingkar Kota Lama) — Simpang Tiga Kubu Padang — Jalan Poros PT. EDI — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 6 Ujung Batu.
"Perbaikan akan mengembalikan fungsi struktural jembatan secara optimal, menggunakan anggaran APBD Provinsi Riau tahun 2025 sebesar Rp3.324.183.000," jelas Teza.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, Zulfikri, S.T., yang didampingi Camat Ujung Batu, H. Rio Pratama, S.STP, M.Si., juga mengingatkan masyarakat:
"Jembatan gantung Lubuk Bendahara hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Untuk kendaraan roda empat, kami harap menggunakan jalur alternatif lain yang telah ditentukan," imbau Zulfikri.
Dengan upaya ini, diharapkan perbaikan Jembatan Sungai Rokan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.
Tag :
Rokan Hulu—Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas rencana penutupan Jembatan Sungai Rokan untuk perbaikan dan pemeliharaan. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perbaikan akan dimulai pada Mei 2025 dan diperkirakan berlangsung selama 6 hingga 7 bulan.
"Selama proses perbaikan berlangsung, seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Sungai Rokan. Ini penting demi keselamatan bersama," ujar Andi Yanto saat ditemui usai Rakor.
Sebagai solusi, Pemprov Riau telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat. Alternatif pertama yaitu untuk kendaraan roda dua, Simpang Siabu Ujung Batu — Jembatan Gantung Lubuk Bendahara — Lubuk Bendahara Timur — Pematang Tebih Ujung Batu.
Alternatif dua masih prioritas kendaraan roda dua, Simpang Ngaso Ujung Batu — Pagaran Tapah — Simpang Kota Intan — Jembatan Gantung Kota Intan — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 8 Ujung Batu. Alternatif tiga kendaraan roda empat (R4) dan roda enam (R6) (tanpa muatan buah sawit)
Kemudian alternatif lainnya juga bisa Simpang Ngaso Ujung Batu — Kota Lama (melalui Jalan Lingkar Kota Lama) — Simpang Tiga Kubu Padang — Jalan Poros PT. EDI — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 6 Ujung Batu.
"Perbaikan akan mengembalikan fungsi struktural jembatan secara optimal, menggunakan anggaran APBD Provinsi Riau tahun 2025 sebesar Rp3.324.183.000," jelas Teza.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, Zulfikri, S.T., yang didampingi Camat Ujung Batu, H. Rio Pratama, S.STP, M.Si., juga mengingatkan masyarakat:
"Jembatan gantung Lubuk Bendahara hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Untuk kendaraan roda empat, kami harap menggunakan jalur alternatif lain yang telah ditentukan," imbau Zulfikri.
Dengan upaya ini, diharapkan perbaikan Jembatan Sungai Rokan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.
Bupati Rohul Serap Aspirasi dan Pererat Silaturahmi
Rohul – Memasuki hari kedua agenda rutin Safari Ramadan 1447 H / 2026 M, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengunjungi Masjid Al Amilin, Desa Bangun Purba, Kecamatan Bangun Purba pada Rabu (25/2/2026). Kehadiran Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, disambut hangat oleh masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Bagi Pemda Rohul, kegiatan ini bukan