CHAT Via WhatsApp

Dilihat : 57 kali

Rokan Hulu—Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas rencana penutupan Jembatan Sungai Rokan untuk perbaikan dan pemeliharaan. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perbaikan akan dimulai pada Mei 2025 dan diperkirakan berlangsung selama 6 hingga 7 bulan.

"Selama proses perbaikan berlangsung, seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Sungai Rokan. Ini penting demi keselamatan bersama," ujar Andi Yanto saat ditemui usai Rakor.

Sebagai solusi, Pemprov Riau telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat. Alternatif pertama yaitu untuk kendaraan roda dua, Simpang Siabu Ujung Batu — Jembatan Gantung Lubuk Bendahara — Lubuk Bendahara Timur — Pematang Tebih Ujung Batu.

Alternatif dua masih prioritas kendaraan roda dua, Simpang Ngaso Ujung Batu — Pagaran Tapah — Simpang Kota Intan — Jembatan Gantung Kota Intan — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 8 Ujung Batu. Alternatif tiga kendaraan roda empat (R4) dan roda enam (R6) (tanpa muatan buah sawit)

Kemudian alternatif lainnya juga bisa Simpang Ngaso Ujung Batu — Kota Lama (melalui Jalan Lingkar Kota Lama) — Simpang Tiga Kubu Padang — Jalan Poros PT. EDI — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 6 Ujung Batu.

"Perbaikan akan mengembalikan fungsi struktural jembatan secara optimal, menggunakan anggaran APBD Provinsi Riau tahun 2025 sebesar Rp3.324.183.000," jelas Teza.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, Zulfikri, S.T., yang didampingi Camat Ujung Batu, H. Rio Pratama, S.STP, M.Si., juga mengingatkan masyarakat:

"Jembatan gantung Lubuk Bendahara hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Untuk kendaraan roda empat, kami harap menggunakan jalur alternatif lain yang telah ditentukan," imbau Zulfikri.

Dengan upaya ini, diharapkan perbaikan Jembatan Sungai Rokan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.


Tag :

Rokan Hulu—Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas rencana penutupan Jembatan Sungai Rokan untuk perbaikan dan pemeliharaan. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Andi Yanto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa perbaikan akan dimulai pada Mei 2025 dan diperkirakan berlangsung selama 6 hingga 7 bulan.

"Selama proses perbaikan berlangsung, seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Sungai Rokan. Ini penting demi keselamatan bersama," ujar Andi Yanto saat ditemui usai Rakor.

Sebagai solusi, Pemprov Riau telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat. Alternatif pertama yaitu untuk kendaraan roda dua, Simpang Siabu Ujung Batu — Jembatan Gantung Lubuk Bendahara — Lubuk Bendahara Timur — Pematang Tebih Ujung Batu.

Alternatif dua masih prioritas kendaraan roda dua, Simpang Ngaso Ujung Batu — Pagaran Tapah — Simpang Kota Intan — Jembatan Gantung Kota Intan — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 8 Ujung Batu. Alternatif tiga kendaraan roda empat (R4) dan roda enam (R6) (tanpa muatan buah sawit)

Kemudian alternatif lainnya juga bisa Simpang Ngaso Ujung Batu — Kota Lama (melalui Jalan Lingkar Kota Lama) — Simpang Tiga Kubu Padang — Jalan Poros PT. EDI — Jalan Poros PT. SAI — Simpang Empat Km 6 Ujung Batu.

"Perbaikan akan mengembalikan fungsi struktural jembatan secara optimal, menggunakan anggaran APBD Provinsi Riau tahun 2025 sebesar Rp3.324.183.000," jelas Teza.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, Zulfikri, S.T., yang didampingi Camat Ujung Batu, H. Rio Pratama, S.STP, M.Si., juga mengingatkan masyarakat:

"Jembatan gantung Lubuk Bendahara hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Untuk kendaraan roda empat, kami harap menggunakan jalur alternatif lain yang telah ditentukan," imbau Zulfikri.

Dengan upaya ini, diharapkan perbaikan Jembatan Sungai Rokan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.

Zulfahrianto : Mental Dan Spritual Masyarakat 

Rokan Hulu—Desa Sontang terus menunjukkan kemajuan dalam pembangunan infrastruktur, namun Kepala Desa (Kades) Sontang sekaligus Ketua APDESI Riau Zulfahrianto SE, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik saja. Ia juga memprioritaskan ...

Ketua TP PKK Launching Imunisasi Zero Dose Tahun 

Rokan Hulu —Pelaksanaan imunisasi nasional untuk menurunkan angka anak dengan Zero Dose di kabupaten Rokan Hulu Tahun 2025 dilaksanakan serentak di puskesmas di 15 kecamatan se Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau, yang di ...

RHT Ke-48.

Rokan Hulu —Rohul Bupati Rokan Hulu (Rohul) Anton, S.T, M.M hadiri peringatan Hari Ulang Tahun Desa Rambah Hilir Timur yang ke 48 tahun, Kegiatan dengan tema "Bangkit Bersama Menuju ...

PKK dan Dinkes Laksanakan Program Cek Kesehatan

Rokan Hulu —Ketua TP PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri Anton melakukan monitoring kegiatan Cek Kesehatan Dokter Spesialis yang telah menjadi program Prioritas Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bekerja sama dengan ...

Wabup Syafaruddin Poti Lepas Perdana 169 JCH

Posting by Admin

Wabup Syafaruddin Poti Lepas Perdana 169 JCH

Rokan Hulu—Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM melepas keberangkatan 169 Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 9 asal Rohul dari Masjid Agung Islamic Center (MAIC)  sebelum bertolak ke Bandara Tuanku Tambusai menuju Bandara Hang Nadim Batam dengan menggunakan Pesawat ATR 72 Wings Air, Kamis (8/5/2025) Pagi Dihari Per



64 Kali